|
60 Pintu Pahala Dan Pelebur Dosa (1)
Segala puji bagi Allah Rabb alam semesta, shalawat dan salam semoga
tetap tercurah kepada Nabi dan utusan yang paling mulia.
Risalah ini ditujukan kepada setiap muslim yang beribadah kepada Allah
semata dan tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. Tujuan utama
yang sangat urgen bagi setiap muslim adalah ia keluar meninggalkan dunia
fana ini dengan ampunan Allah dari segala dosa sehingga Allah tidak
menghisabnya pada hari Kiamat, dan memasukkannya ke dalam surga
kenikmatan, hidup kekal didalamnya, tidak keluar selama-lamanya.
Di dalam risalah yang sederhana ini kami sampaikan beberapa amalan yang
dapat melebur dosa dan membawa pahala yang besar, yang kesemuanya
bersumber dari hadist-hadist yang shahih. Kita bermohon kepada Allah yang
Maha Hidup, yang tiada Tuhan yang haq selain Dia, untuk menerima segala
amalan kita. Sesungguhnya Ia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
1. TAUBAT
"Barangsiapa yang bertobat sebelum matahari terbit dari barat,
niscaya Allah akan mengampuninya" HR. Muslim, No. 2703.
"Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla menerima tobat seorang hamba selama
ruh belum sampai ketenggorokan".
2. KELUAR UNTUK MENUNTUT ILMU
"Barangsiapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu, niscaya Allah
memudahkan baginya dengan (ilmu) itu jalan menuju surga" HR. Muslim,
No. 2699.
3. SENANTIASA MENGINGAT ALLAH
"Inginkah kalian aku tunjukkan kepada amalan-amalan yang terbaik,
tersuci disisi Allah, tertinggi dalam tingkatan derajat, lebih utama
daripada mendermakan emas dan perak, dan lebih baik daripada menghadapi
musuh lalu kalian tebas batang lehernya, dan merekapun menebas batang
leher kalian. Mereka berkata: "Tentu", lalu beliau bersabda: ((
Zikir kepada Allah Ta`ala ))" HR. At Turmidzi, No. 3347.
4. BERBUAT YANG MA`RUF DAN MENUNJUKKAN JALAN KEBAIKAN
"Setiap yang ma`ruf adalah shadaqah, dan orang yang menunjukkan jalan
kepada kebaikan (akan mendapat pahala) seperti pelakunya" HR.
Bukhari, Juz. X/ No. 374 dan Muslim, No. 1005.
5. BERDA`WAH KEPADA ALLAH
"Barangsiapa yang mengajak (seseorang) kepada petunjuk (kebaikan),
maka baginya pahala seperti pahala orang yang mengikutinya, tanpa
mengurangi pahala mereka sedikitpun" HR. Muslim, No. 2674.
6. MENGAJAK YANG MA`RUF DAN MENCEGAH YANG MUNGKAR.
"Barangsiapa diantara kalian melihat suatu kemungkaran, maka
hendaklah ia mengubah kemungkaran itu dengan tangannya, jika ia tidak
mampu maka dengan lisannya, jika ia tidak mampu (pula) maka dengan hatinya
dan itu adalah selemah-lemahnya iman" HR. Muslim, No. 804.
7. MEMBACA AL QUR`AN
"Bacalah Al Qur`an, karena sesungguhnya ia akan datang pada hari
kiamat untuk memberikan syafa`at kepada pembacanya" HR. Muslim, No.
49.
8. MEMPELAJARI AL QUR`AN DAN MENGAJARKANNYA
"Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al Qur`an dan
mengajarkannya" HR. Bukhari, Juz. IX/No. 66.
9. MENYEBARKAN SALAM
"Kalian tidak akan masuk surga sehingga beriman, dan tidaklah kalian
beriman (sempurna) sehingga berkasih sayang. Maukah aku tunjukan suatu
amalan yang jika kalian lakukan akan menumbuhkan kasih sayang di antara
kalian? (yaitu) sebarkanlah salam" HR. Muslim, No.54.
10. MENCINTAI KARENA ALLAH
"Sesungguhnya Allah Ta`ala berfirman pada hari kiamat: ((Di manakah
orang-orang yang mencintai karena keagungan-Ku? Hari ini Aku akan
menaunginya dalam naungan-Ku, pada hari yang tiada naungan selain
naungan-Ku))" HR. Muslim, No. 2566.
11. MEMBESUK ORANG SAKIT
"Tiada seorang muslim pun membesuk orang muslim yang sedang sakit
pada pagi hari kecuali ada 70.000 malaikat bershalawat kepadanya hingga
sore hari, dan apabila ia menjenguk pada sore harinya mereka akan shalawat
kepadanya hingga pagi hari, dan akan diberikan kepadanya sebuah taman di
surga" HR. Tirmidzi, No. 969.
12. MEMBANTU MELUNASI HUTANG
"Barangsiapa meringankan beban orang yang dalam kesulitan maka Allah
akan meringankan bebannya di dunia dan di akhirat" HR. Muslim,
No.2699.
13. MENUTUP AIB ORANG LAIN
"Tidaklah seorang hamba menutup aib hamba yang lain di dunia kecuali
Allah akan menutupi aibnya di hari kiamat" HR. Muslim, No. 2590.
14. MENYAMBUNG TALI SILATURAHMI
"Silaturahmi itu tergantung di `Arsy (Singgasana Allah) seraya
berkata: "Barangsiapa yang menyambungku maka Allah akan menyambung
hubungan dengannya, dan barangsiapa yang memutuskanku maka Allah akan
memutuskan hubungan dengannya"
HR. Bukhari, Juz. X/No. 423 dan HR. Muslim, No. 2555.
15. BERAKHLAK YANG BAIK
"Rasulullah SAW ditanya tentang apa yang paling banyak memasukkan
manusia ke dalam surga, maka beliau menjawab: "Bertakwa kepada Allah
dan berbudi pekerti yang baik" HR. Tirmidzi, No. 2003.
16. JUJUR
"Hendaklah kalian berlaku jujur karena kejujuran itu menunjukan
kepada kebaikan, dan kebaikan menunjukan jalan menuju surga"
HR. Bukhari Juz. X/No. 423 dan HR. Muslim., No. 2607.
17. MENAHAN MARAH
"Barangsiapa menahan marah padahal ia mampu menampakkannya maka kelak
pada hari kiamat Allah akan memanggilnya di hadapan para makhluk dan
menyuruhnya untuk memilih bidadari yang ia sukai" HR. Tirmidzi, No.
2022.
18. MEMBACA DO`A PENUTUP MAJLIS
"Barangsiapa yang duduk dalam suatu majlis dan banyak terjadi di
dalamnya kegaduhan lalu sebelum berdiri dari duduknya ia membaca do`a:
(Maha Suci Engkau Ya Allah dan dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa
Tidak ada Ilah (Tuhan) yang berhak disembah kecuali Engkau, aku memohon
ampun dan bertobat kepada-Mu) melainkan ia akan diampuni dari dosa-dosanya
selama ia berada di majlis tersebut" HR. Tirmidzi, Juz III/No. 153.
19. SABAR
"Tidaklah suatu musibah menimpa seorang muslim baik berupa
malapetaka, kegundahan, rasa letih, kesedihan, rasa sakit, kesusahan
sampai-sampai duri yang menusuknya kecuali Allah akan melebur dengannya
kesalahan-kesalahannya" HR. Bukhari, Juz. X/No. 91.
20. BERBAKTI KEPADA KEDUA ORANG TUA
"Sangat celaka, sangat celaka, sangat celaka...! Kemudian ditanyakan:
Siapa ya Rasulullah?, beliau bersabda: ((Barangsiapa yang mendapati kedua
orang tuanya atau salah satunya di masa lanjut usia kemudian ia tidak bisa
masuk surga))" HR. Muslim, No. 2551.
21. BERUSAHA MEMBANTU PARA JANDA DAN MISKIN
"Orang yang berusaha membantu para janda dan fakir miskin sama halnya
dengan orang yang berjihad di jalan Allah" dan saya (perawi-pent)
mengira beliau berkata: ((Dan seperti orang melakukan qiyamullail yang
tidak pernah jenuh, dan seperti orang berpuasa yang tidak pernah
berbuka" HR. Bukhari, Juz. X/No. 366. (Bersambung ke edisi berikutnya
....)
Judul Asli: 60 "baaban min abwabi Al-ajri wan kaffaraati
al-khataya"- daarul wathan
Diterjemahkan oleh: Abdurrauf Amak Lc.
|